Senin, 10 Mei 2010

Karma?

Oh god..long time without update..


Tadi maunya update pake bahasa inggris..tapi males ah..di komen orang Papua aja jarang, apalagi mau di komen orang barat.
Aku sekarang lagi di warnet. Jatah smart tiga puluh hari habis sudah. Ya betul. Waktu memang susah dikira.


Sempet tadi aku minta dibeliin lagi paket internet smart sama ibu. 'Buk..beliin aku paket internet lagi dong. Abis tuh paketnya.' Dan ibu dengan enteng bertanya, 'Uangnya mana?'
Kata mutiara dari ibunda itu hampir buat aku kerja jadi kuli sehari . .

Nah. Sekarang kembali ke masalah pokok. . .

Aku habis kecelakaan. . .

Hasil dari kecelakaan adalah: Ada luka di pinggang sebesar 2x ukuran udel manusia. Tapi perihnya minta laper. Eh..perihnya minta ampun..

Bagaimanakah ceritanya? Simaklah..

Aku naik motor pelan. Pelan karena aku merasa ada yang aneh dengan motor ini. Tarikannya serasa kurang pas gitu. Aku ngerasa tarikannya udah engga kayak badak. Kurang mantep!  Aku putuskan untuk memelankan kecepatan. Dari kecepatan 50km/jam ke kecepatan 30km/jam.

Dua detik setelah jarum speedometer mencapai angka 30.

BRUAK!!

Sebuah motor hitam dengan pengendaranya yang gobloknya mengalahkan kegoblokan manapun di alam jin, MENABRAK dari belakang.

Aku terpental sambil guling - guling ke depan. Motor si pelaku jatuh keseret. Pengen rasanya aku enyahkan bokongnya dan sumbat lubang tinjanya. Lelaki ini yang nabrak malah ngomel, 'Gimana *bli ini bawa motor!?'
(*panggilan 'mas' untuk orang bali)

Indahkah itu? Dia yang nyeruduk motorku dari belakang malah marahin aku.

Aku kembali marah. 'HEH! Kamu itu yang nabrak! Malah ngomel!'

Dia langsung mengangkat motor syaiton'nya dan langsung cabut dari TKP..tapi malang nasibnya. Aku hapal seragam sekolahnya dan hapal plat nomernya.

Ini plat nomernya, 'DK 14045 MD'..
Bener ga ya? Kayaknya ga deh...ah tau ah...coba cek di Poltabes entar..mentok - mentok paling di tempeleng di depan kasir McD..

Aku dan bapak mendatangi sekolahnya. Ternyata benar dan ternyata dia lagi ujian susulan..

Kepala sekolah berbincang sebentar dengan kami. Hasilnya: Dia berjanji akan mengurus kasus ini dan kami diminta datang lagi jam 10.00 Wita. Setelah ujian susulan selesai.

Pukul sepuluh pagi aku cabut dari rumah. Sampai di sana, dia ternyata masuk RS. Kenapa? Karena ternyata pahanya geser ke pantat. Oh tidak..karena pahanya bengkak. Dia pincang. Tidak bisa jalan. Tidak pula bisa pipis berdiri. Kasian..

OH TIDAK. Orang kayak gini males aku kasihani. Tapi aku sempet bingung sih..aku cuma luka sangat ringan. Dia luka sangat ekstrim. Pahanya bengkak? Paling mau meledak.

Kepala sekolah menyuruh kami ke UGD kalo mau ketemu dia.

Kami mengiyakan dan berangkat ke UGD.

Sesampai di UGD...

Di manakah anak itu? Dicari di kasur - kasur UGD tidak ada. Motornya tidak kami temukan di lapangan parkir. Setelah sekian lama mencari dan berkeliling. Kami putuskan pulang.

Males rasanya nyari dan keliling UGD.

Kami pulang setelah kami mintai alamatnya bapak anak itu di sekolahnya.

Dalam perjalanan pulang aku masih ngga ngerti. Aku yang terpental ini bisa selamat tanpa keseleo apapun. Hanya luka gores kena aspal. Tapi dianya yang malah lebih parah. Pahanya bengkak. Ah..bisa aja dia lebih dari itu. Tumbuh payudara misalnya. hehehehe..

Ada lagi yang belum aku tulis. Dia tidak bilang minta maaf setelah menabrak...

1 komentar:

  1. hhmmphh itu balasennya kalo salah malah nyalahin orang,, hhehehe :)
    jangan marah2 lagi ya :)

    BalasHapus